Bahwa koperasi tidak gagal sebagai konsep—yang gagal adalah kesabaran untuk membangunnya. Karena seperti yang ditunjukkan oleh SAE, membangun koperasi bukan pekerjaan program lima tahunan.
Ia adalah kerja lintas generasi, yang hasilnya baru terasa setelah puluhan tahun.
Salah satu ciri Koperasi yang baik adalah rutin mengadakan Rapat Anggota Tahunan. Foto: Istimewa.
Di negeri yang terlalu sering tergesa-gesa, koperasi seperti SAE Pujon berdiri sebagai pengingat yang sunyi, bahwa ekonomi yang berakar pada rakyat tidak bisa dibangun dengan retorika cepat, melainkan dengan waktu, kepercayaan, dan ketekunan yang nyaris membosankan—tetapi justru itulah yang membuatnya bertahan.