• Sabtu, 18 April 2026

Keuangan Keluarga atau Usaha, Mana yang Harus Diselamatkan Dulu?

Photo Author
Agus Raka, Jogja 24 Jam
- Rabu, 15 April 2026 | 17:44 WIB
Sharing UMKM narasumber Himawan Adhi (Foto Dok. Redaksi)
Sharing UMKM narasumber Himawan Adhi (Foto Dok. Redaksi)

JOGJA.24JAMNEWS.COM -- Dilema antara menyelamatkan keuangan keluarga atau keuangan usaha menjadi topik hangat dalam acara Sharing UMKM yang digelar Radio Sonora Yogyakarta, Rabu (15/04/2026) pagi, di Hotel Cakra Kusuma, Yogyakarta.

Program off air ini merupakan agenda rutin Radio Sonora yang ditujukan bagi pelaku UMKM. Kali ini, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi banyak pengusaha kecil: bagaimana mengelola keuangan usaha tanpa mencampurkannya dengan keuangan keluarga.

Animo peserta begitu besar. Target 60 kursi yang disediakan panitia langsung penuh hanya dalam tiga hari masa pendaftaran. Hal ini menunjukkan betapa isu keuangan masih menjadi tantangan utama bagi pelaku UMKM.

Baca Juga: KaMU 9 Dibuka, UMKM Jogja Disiapkan Kuasai Digital dan AI Siap Naik Kelas

Station Manager Radio Sonora Yogyakarta, Benni Listiyo, berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut. “Kami ingin pelaku UMKM benar-benar mendapatkan manfaat nyata untuk kemajuan usaha mereka,” ujarnya.

Benni Listiyo, station manager radio Sonora FM Jogja (Foto Dok. Redaksi)
Benni Listiyo, station manager radio Sonora FM Jogja (Foto Dok. Redaksi)

Acara ini menghadirkan Himawan Adhi, seorang financial planner, mentor, sekaligus business coach. Dalam paparannya, Himawan menekankan pentingnya perubahan pola pikir pelaku UMKM terhadap keuangan.

“Banyak usaha yang sebenarnya bagus, tetapi karena pengelolaan keuangannya tidak sehat, akhirnya gulung tikar.

Sharing UMKM seperti ini penting untuk menggugah mindset, agar pelaku usaha mau belajar tentang keuangan demi keberlangsungan bisnis dan kesejahteraan keluarga,” jelasnya.

Menurut Himawan, salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah mencampuradukkan keuangan usaha dengan keuangan rumah tangga. “Keuntungan usaha tidak bisa langsung dihabiskan. Harus ada dana darurat dan investasi agar bisnis tetap berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga: Wamira, Harapan bagi Rakyat untuk Harga Bersahabat

Ibu Wulan, pengusaha kuliner snack dari Kaliurang, mengaku mendapatkan banyak ilmu dari acara ini.

“Saya sangat senang. Materi yang disampaikan membuka wawasan saya. Ke depan, saya akan mulai menerapkan pengaturan keuangan agar tidak terjadi benturan antara keuangan usaha dan keluarga,” tuturnya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Raka

Tags

Terkini

X