Bukan karena ia berusaha kembali.Tetapi karena keadaan membuatnya kembali diingat.
Di sinilah sesuatu mulai bergerak—perlahan, hampir tak terasa. Bukan dalam bentuk perlawanan.Tetapi dalam bentuk kebutuhan bahkan kerinduan.
Baca Juga: Embarkasi Baru, Harapan Baru: 3.830 Jemaah Haji DIY Siap Menapaki Tanah Suci
Lalu pertanyaannya menjadi semakin dalam: Ketika sebuah kekuasaan kehilangan arah…apakah yang dibutuhkan adalah pemimpin baru—atau justru seseorang yang pernah disingkirkan?