• Sabtu, 18 April 2026

Dua Pohon Terseret Arus Sungai Code, Tersangkut di Embung Surokarsan

Photo Author
GS Purwanto, Jogja 24 Jam
- Rabu, 15 April 2026 | 08:32 WIB
Pohon yang cujup besar rungkat dan terseret arus Sungai Code. Foto: GS Purwanto.
Pohon yang cujup besar rungkat dan terseret arus Sungai Code. Foto: GS Purwanto.

JOGJA.24JAMNEWS.COM  — Dua batang pohon berukuran besar yang belum diketahui asal-usulnya  tumbang dan terseret derasnya arus Sungai Code akibat hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu sejak Selasa sore.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Tanpa Pendaftaran Fokus Jangkau Anak Miskin Nasional

Kedua pohon tersebut terbawa arus hingga kawasan Embung Surokarsan dan  tersangkut di sekitar embung. Material berukuran besar itu menjadi perhatian karena berpotensi menghambat aliran air di tengah meningkatnya debit sungai.

Pantauan di lokasi menunjukkan arus Sungai Code mengalir lebih deras dari biasanya. Meski tinggi muka air di Embung Surokarsan mengalami kenaikan, kondisi masih dalam batas aman dan tidak sampai meluap. 

Baca Juga: Kartini vs Theodora: Ketika Ide Bertemu Kekuasaan

Lebar dan kedalaman sungai Code di area tersebut masih menampung volume air yang meningkat cukup tinggi.

Kondisi sungai terpantau dari jembatan Surokarsan, Mergangsan. Foto: GS Purwanto.
Kondisi sungai terpantau dari jembatan Surokarsan, Mergangsan. Foto: GS Purwanto.

Derasnya arus dipicu hujan lebat yang terjadi di wilayah hulu sungai. Selain membawa material pohon, aliran air juga mengangkut ranting dan sampah lainnya dari bagian atas aliran sungai.

Berdasarkan keterangan dari BMKG, hujan yang masih terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan bagian dari dinamika masa peralihan musim atau pancaroba.

Baca Juga: Bupati Gunungkidul Tegaskan Toleransi Lewat Pembangunan Gereja GPDI Balong

BMKG menyebut, pada periode ini kondisi atmosfer cenderung labil sehingga memungkinkan terbentuknya awan hujan secara cepat. Akibatnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih kerap terjadi, terutama pada sore hingga malam hari.

Satu pohon lagi tersangkut di sekitar embung Surokarsan. Foto: GS Purwanto.
Satu pohon lagi tersangkut di sekitar embung Surokarsan. Foto: GS Purwanto.

Dalam beberapa hari terakhir, cuaca di wilayah Yogyakarta didominasi kondisi cerah berawan pada pagi hingga siang hari, kemudian berpotensi hujan pada sore hingga malam. Pola ini berkontribusi terhadap peningkatan debit sungai secara mendadak saat hujan turun di wilayah hulu.

Masyarakat di sepanjang aliran Sungai Code diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi kiriman material dari hulu seperti batang pohon, serta kemungkinan peningkatan debit air secara tiba-tiba.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: GS Purwanto

Tags

Terkini

Ketika Kekuasaan Mulai Kehilangan Arah

Jumat, 17 April 2026 | 11:53 WIB

Yang Berkuasa Bukan yang Bertahta

Kamis, 16 April 2026 | 11:16 WIB

Kota Jogja, Air yang Diam-Diam Mengkhianati

Kamis, 16 April 2026 | 10:42 WIB

HB II Setelah Semuanya Diambil, Apa yang Tersisa?

Minggu, 12 April 2026 | 07:02 WIB
X