• Sabtu, 18 April 2026

Di Antara Denting Perang, Agnez Mo Menemukan Wajah Lain Dubai

Photo Author
GS Purwanto, Agung Suprihanto, Jogja 24 Jam
- Sabtu, 4 April 2026 | 10:53 WIB
Di tengah kecamuk perang, bulan puasa lalu sempat berkunjung ke KJRI di Dubai, bukq bersama. Foto: tangkapan layar @agnezmo.
Di tengah kecamuk perang, bulan puasa lalu sempat berkunjung ke KJRI di Dubai, bukq bersama. Foto: tangkapan layar @agnezmo.

Dalam kalimatnya yang ringan, bahkan diselipi candaan tentang puasa intermiten, tersimpan pesan yang lebih dalam: kemanusiaan menemukan jantungnya justru dalam perbedaan yang dirawat.

Pertemuan dengan diplomat, staf, hingga diaspora muda memberi dimensi lain. Di luar negeri, identitas sebagai orang Indonesia sering kali menjadi lebih terasa. Ia tidak lagi sekadar label administratif, tetapi pengalaman bersama—tentang tanah air yang dibawa ke mana pun, bahkan dalam situasi yang tidak ideal.

Baca Juga: Tiga Pahlawan Gugur, Negara Berjuang Pulangkan dalam Konflik Memanas

Menariknya, semua ini terjadi di Dubai—sebuah kota yang selama ini lebih sering dibaca sebagai simbol kemewahan global. 

Namun dalam catatan Agnez, Dubai berubah wajah. Ia menjadi ruang perlintasan: antara aman dan cemas, antara konflik regional dan kehidupan sehari-hari, antara perbedaan keyakinan dan upaya untuk saling memahami.

Baca Juga: HB II Dipanggil Kembali, Tapi Bukan Karena Dimaafkan

Di tengah bayang-bayang perang yang tak sepenuhnya jauh, justru muncul cerita tentang makan bersama. Tentang percakapan hangat. Tentang orang-orang yang, untuk sesaat, memilih merawat kemanusiaan di atas segala perbedaan.

"Terima kasih atas keramahan yang hangat dan percakapan yang bermakna  Kepemimpinan seperti itu benar-benar penting," pungkasnya.

Agnez Mo: Toleransi beragama  adalah jantung kemanusiaan. Foto: tqngkapan layar IG @agnezmo.
Agnez Mo: Toleransi beragama adalah jantung kemanusiaan. Foto: tqngkapan layar IG @agnezmo.

Mungkin, seperti banyak hal lain dalam hidup, yang paling bertahan bukanlah dentuman besar yang menggetarkan dunia. Melainkan momen-momen tenang yang diam-diam mengingatkan: bahwa di balik semua ketegangan, manusia masih punya cara untuk tetap menjadi manusia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: GS Purwanto

Tags

Terkini

Lebaran Tanpa Vidi, Ide Foto Keluarga Ikut Hilang

Minggu, 22 Maret 2026 | 11:24 WIB

Donny Fattah Bassist God Bless Meninggal Dunia

Sabtu, 7 Maret 2026 | 12:33 WIB

Ariel Noah: 18 Tahun Nyaman Jadi Duda Senior

Senin, 23 Februari 2026 | 08:18 WIB

9 Tahun KRSB mewarnai kancah musik rock di Yogyakarta

Jumat, 6 Februari 2026 | 15:00 WIB

TikTok Ramai Isu Cerai Nia-Ardie, Faktanya Berbeda!

Kamis, 5 Februari 2026 | 12:40 WIB
X