JOGJA.24JAMNEWS.COM - Credit Union Cindelaras Tumangkar (CUCT) menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dengan mengusung tema “Memperkuat Pemberdayaan Anggota, Meneguhkan Ciri Khas CUCT.”
Tema ini menjadi penegasan arah gerak lembaga pada tahun buku 2026 sekaligus refleksi perjalanan dua dekade pengabdiannya sebagai koperasi kredit berbasis komunitas.
Baca Juga: Dari Sapu ke Mesin Mikro: Strategi Prabowo Mengurai Sampah
RAT bukan sekadar agenda rutin tahunan. Bagi CUCT, forum ini adalah ruang kedaulatan tertinggi anggota—tempat laporan dipertanggungjawabkan, arah kebijakan ditentukan, dan kepemimpinan dipilih secara demokratis.
Dalam forum tersebut, pengurus menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Tahun Buku 2025, memaparkan Program Kerja dan Rencana Anggaran Tahun Buku 2026, serta menerima Laporan Hasil Pengawasan dari Dewan Pengawas.
Selain itu, RAT tahun ini juga menjadi momentum penting dengan dilaksanakannya pemilihan Pengurus dan Dewan Pengawas untuk periode 2026–2029.
Proses ini menegaskan komitmen CUCT pada tata kelola yang sehat, transparan, dan berbasis partisipasi anggota.
Baca Juga: JFW 2026 Tegaskan DIY sebagai Episentrum Fashion Berbasis Budaya
Sejumlah pemangku kepentingan turut hadir memberikan dukungan moral dan kelembagaan.
Hadir perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi, Pengurus Pusat Koperasi Kredit Indonesia (PUSKOPCUINA), serta jajaran akademisi dari Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).
Di antaranya Dekan Fakultas Agrobisnis UMBY, Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika UAJY, serta Dekan Fakultas Hukum UAJY.
Kehadiran unsur pemerintah dan perguruan tinggi tersebut mencerminkan posisi CUCT bukan hanya sebagai lembaga keuangan, melainkan sebagai mitra strategis dalam pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Selama ini, kolaborasi dengan dunia akademik telah memperkuat program pengabdian masyarakat dan pemberdayaan anggota, khususnya di sektor usaha produktif dan penguatan kapasitas manajerial.