• Sabtu, 18 April 2026

Paskah Tanpa Aksi: Iman yang Kehilangan Makna

Photo Author
Kianto Atmojo, Jogja 24 Jam
- Sabtu, 4 April 2026 | 07:47 WIB
Paskah harus tampak dalam tindakan konkret. Salah satunya pertobatan ekologis seperti digemakan dalam ensiklik Laudato Si. Ilustrasi: AI
Paskah harus tampak dalam tindakan konkret. Salah satunya pertobatan ekologis seperti digemakan dalam ensiklik Laudato Si. Ilustrasi: AI

Dunia tidak lagi penuh kecemasan, tetapi menjadi ruang hidup yang lebih adil dan manusiawi.

Namun semua itu hanya mungkin jika Paskah tidak berhenti sebagai perayaan tahunan.

Paskah harus menjadi gerakan hidup. Gerakan untuk bangkit dari kemunafikan menuju kejujuran, dari keserakahan menuju kepedulian, dan dari perusakan menuju perawatan ciptaan.

Baca Juga: Hari Air Sedunia: Air Melimpah, Tapi Krisis?

Kristus telah bangkit.Tetapi pertanyaan terpentingnya: apakah kita juga mau bangkit? Ataukah kita akan tetap menjadi umat yang setia merayakan Paskah, tetapi enggan menghidupi maknanya?

Selamat Paskah , ayo bangkit dan menjadi terang-ragi-garam dunia. Jangan NATO  no action talk only!! Jangan hanya Beribadat. Aksi nyata yuk!

 

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kianto Atmojo

Tags

Terkini

Kota Jogja, Air yang Diam-Diam Mengkhianati

Kamis, 16 April 2026 | 10:42 WIB

Paskah Tanpa Aksi: Iman yang Kehilangan Makna

Sabtu, 4 April 2026 | 07:47 WIB

Laudato Si’ di Gereja Pringgolayan

Minggu, 29 Maret 2026 | 12:35 WIB

Solusi Air dari Langit

Selasa, 24 Maret 2026 | 23:43 WIB

Hari Air Sedunia: Air Melimpah, Tapi Krisis?

Senin, 23 Maret 2026 | 00:37 WIB

Hutan untuk Kehidupan, Bukan Sekadar Kepentingan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14 WIB

GILA. Mashadi Tanam 4,5 Juta Mangrove

Minggu, 1 Maret 2026 | 16:41 WIB
X