Bidang kejuruan yang tersedia meliputi teknologi informasi dan komunikasi, kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi. Beberapa program pelatihan yang ditawarkan antara lain internet of things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin computer numerical control (CNC), otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan pangan industri.
Baca Juga: Di Jakarta, Negara Hadir Sampai Liang Lahat
Darmawansyah menegaskan program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata dunia kerja.
“Program Pelatihan Vokasi Nasional ini dirancang langsung untuk menjawab kebutuhan dunia industri. Lulusannya tidak hanya mendapatkan sertifikat, tetapi juga kompetensi yang siap pakai di dunia kerja,” ujarnya.
Ia berharap perpanjangan masa pendaftaran membuat informasi program menjangkau lebih luas dan kuota 20.000 peserta dapat terpenuhi.
Setiap kursi yang tersedia, kata dia, merupakan peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi sekaligus masa depan.