Bagi Ara, inilah wajah baru pembangunan perumahan di Indonesia—kolaboratif, cepat, dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa percepatan hanya bisa terjadi jika semua pihak bergerak bersama.
“Gotong royong terjadi, ada APBN, ada Danantara, juga ada swasta dan yayasan, agar bisa bekerja dengan cepat,” pungkasnya.
Baca Juga: Lyodra Ginting Hadirkan Lagu Rohani Pertama Penuh Makna Mendalam
Di tengah tantangan penyediaan hunian layak, semangat gotong royong kembali menemukan relevansinya. Seribu rumah mungkin hanya awal, tetapi kolaborasi ini bisa menjadi fondasi bagi jutaan hunian di masa depan.