• Sabtu, 18 April 2026

Wapres Gibran, Jalan 250 Meter dan Senyum Seribu Warga

Photo Author
Agung Suprihanto, Jogja 24 Jam
- Jumat, 27 Maret 2026 | 08:19 WIB
Dukuh Gendol, Mojokerto, Kedawung, Sragen kedatangan Gibran Rakabuming Raka yang meninjau sepotong jalan desa sepanjang 250 meter. Foto: Tangkapan Layar Setwapres.
Dukuh Gendol, Mojokerto, Kedawung, Sragen kedatangan Gibran Rakabuming Raka yang meninjau sepotong jalan desa sepanjang 250 meter. Foto: Tangkapan Layar Setwapres.

 

JOGJA.24JAMNEWS.COM - Kamis pagi, 26 Maret 2026, Dukuh Gendol di Desa Mojokerto, Kecamatan Kedawung, Sragen, mendadak riuh.

Bukan karena pasar tiban atau hajatan, melainkan kedatangan Gibran Rakabuming Raka yang meninjau sepotong jalan desa sepanjang 250 meter.

Baca Juga: Belajar dari Kasus BNI Rantau Parapat, Kepercayaan Tersandung dan Solidaritas Diuji

Jalan beraspal hotmix itu bukan proyek besar. Nilainya Rp90 juta—angka yang, di atas kertas anggaran negara, nyaris tak terdengar. Tapi di Dukuh Gendol, ia menjelma magnet.

Ribuan warga memadati sisi jalan, sebagian sejak pukul enam pagi, menunggu satu hal: melihat Gibran dari dekat.

Baca Juga: Perang, Jalan Kerugian yang Menelan Masa Depan

Wakil Presiden datang menjelang siang. Tak ada pidato, tak ada sambutan panjang. Ia hanya berjalan pelan di tengah kerumunan, menebar senyum, sesekali menyalami warga, dan membagikan buku serta alat tulis kepada anak-anak.

Hampir satu jam ia berada di lokasi, didampingi Bupati Sragen, Sigit Pamungkas.

Baca Juga: Ironi Air: Dari Kelimpahan yang Menipu hingga Masa Depan yang Diperebutkan

Ketika wartawan mencoba menggali pernyataan, jawabannya singkat—nyaris seperti menutup ruang tafsir. “Nanti sama Pak Bupati saja,” katanya, sebelum beranjak menuju agenda berikutnya.

Bagi pemerintah desa, jalan itu adalah hasil pengajuan yang berbuah. Sekretaris Desa Mojokerto, Surono, menyebut bantuan tersebut direalisasikan sebelum Ramadan, menggantikan rabat beton yang telah rusak. Namun panjangnya baru 250 meter—sebuah awal, bukan penyelesaian.

Harapan pun belum selesai. Masih ada ruas-ruas lain yang menunggu giliran disentuh aspal.

Baca Juga: Kaesang ke KH. Yasin Nawawi Parpol Kok Perjalanan Spiritual?

Di sisi lain, kunjungan ini menyiratkan pesan yang lebih luas. Bupati Sigit Pamungkas mengungkapkan adanya dorongan agar daerah memperkuat program nasional—dari makan bergizi gratis hingga koperasi merah putih. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agung Suprihanto

Tags

Terkini

Kartini vs Theodora: Ketika Ide Bertemu Kekuasaan

Selasa, 14 April 2026 | 10:47 WIB

Dorrr, Indonesia Punya Pabrik Mobil

Jumat, 10 April 2026 | 05:46 WIB

Kampus, Rumah, dan Janji yang Perlu Ditepati

Selasa, 7 April 2026 | 01:24 WIB

Seribu Rumah, Semangat Gotong Royong

Senin, 6 April 2026 | 23:52 WIB

Negara Hadir Jaga Anak Digital

Rabu, 1 April 2026 | 01:20 WIB

Langkah Sunyi di Tokyo

Senin, 30 Maret 2026 | 16:58 WIB

Semangat Taruna Indonesia di Tokyo

Senin, 30 Maret 2026 | 16:41 WIB
X