• Sabtu, 18 April 2026

Yang Berkuasa Bukan yang Bertahta

Photo Author
Agung Suprihanto, Jogja 24 Jam
- Kamis, 16 April 2026 | 11:16 WIB

Namun semua itu tidak selalu terdengar keras. Ia berjalan pelan. Nyaris tanpa suara.

Tetapi cukup untuk membuat perbedaan terasa.

Di titik inilah, tanpa banyak yang menyadari, sebuah perbandingan mulai muncul.

Bukan dalam bentuk perlawanan. Bukan pula dalam teriakan.Melainkan dalam ingatan. Tentang bagaimana kekuasaan pernah terasa berbeda. Tentang masa ketika arah masih jelas.

Dan tanpa perlu disebutkan, nama itu perlahan kembali hadir. Bukan sebagai penguasa. Tetapi sebagai bayangan.

Lalu pertanyaannya menjadi semakin sunyi: Ketika yang berkuasa tidak benar-benar memerintah… kepada siapa sebenarnya arah sebuah negeri ditentukan?

BERSAMBUNG

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agung Suprihanto

Tags

Terkini

Ketika Kekuasaan Mulai Kehilangan Arah

Jumat, 17 April 2026 | 11:53 WIB

Yang Berkuasa Bukan yang Bertahta

Kamis, 16 April 2026 | 11:16 WIB

Kota Jogja, Air yang Diam-Diam Mengkhianati

Kamis, 16 April 2026 | 10:42 WIB

HB II Setelah Semuanya Diambil, Apa yang Tersisa?

Minggu, 12 April 2026 | 07:02 WIB
X