• Sabtu, 18 April 2026

Hari Kondom Sedunia dan Keheningan yang Mahal Ongkosnya

Photo Author
Agung Suprihanto, Jogja 24 Jam
- Kamis, 12 Februari 2026 | 23:38 WIB
Dalam perspektif kesehatan publik, kondom adalah instrumen pencegahan. Ia tidak mengajarkan nilai, tidak menentukan pilihan hidup, dan tidak membawa pesan moral. Foto:ist.
Dalam perspektif kesehatan publik, kondom adalah instrumen pencegahan. Ia tidak mengajarkan nilai, tidak menentukan pilihan hidup, dan tidak membawa pesan moral. Foto:ist.

Sementara itu, kelompok paling rentan—remaja, perempuan muda, dan masyarakat dengan akses pendidikan terbatas—menanggung risiko terbesar.

Hari Kondom Internasional sebetulnya tidak membutuhkan seremoni. Ia lebih tepat dipahami sebagai momen refleksi.

Tentang sejauh mana kita bersedia melihat isu kesehatan reproduksi sebagai bagian dari tanggung jawab kolektif, bukan semata persoalan moral individual.

Baca Juga: Dari Kegelisahan Bencana, Mahasiswa UGM Raih Juara Global Sustainability Challenge di China

Tentang keberanian memisahkan antara pencegahan kesehatan dan penilaian etis, tanpa harus menegasikan nilai-nilai yang hidup di masyarakat.

Kesehatan publik selalu bekerja di wilayah yang tidak ideal. Ia berangkat dari kenyataan bahwa risiko ada, pilihan beragam, dan konsekuensi tidak selalu bisa dihindari.

Dalam konteks itu, diam bukanlah sikap netral. Diam adalah keputusan yang ikut membiarkan risiko berkembang.

Kondom sering dianggap sebagai produk modern, padahal jejak penggunaannya sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Foto: istimewa
Kondom sering dianggap sebagai produk modern, padahal jejak penggunaannya sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Foto: istimewa

Mungkin yang perlu kita renungkan bukan apakah membicarakan kondom pantas atau tidak, melainkan berapa banyak biaya kemanusiaan yang harus dibayar dari keheningan itu.

Sebab dalam urusan kesehatan publik, yang sering kali paling berbahaya bukanlah kata yang diucapkan, melainkan percakapan yang tak pernah dimulai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agung Suprihanto

Tags

Terkini

Prabowo, Menjahit Masa Depan dari Seoul

Jumat, 3 April 2026 | 08:27 WIB

Jejak Pastor di Sabuk Asteroid

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:15 WIB

Seruan Damai dari Balkon Vatikan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:17 WIB

Alarm Gempa dari Ruang Kuliah Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 | 21:41 WIB

Pimpinan Pecah Kongsi dan Janji yang Kembali Ditagih

Senin, 23 Februari 2026 | 22:56 WIB

Eksodus ke Australia dan Cermin Ekonomi Selandia Baru

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:04 WIB
X